Tiga Cara Mengunduh & Menginstal Laravel


Ada beberapa cara untuk menginstal Laravel ke mesin lokal, atau, ke mesin lainnya. Ada cara yang mudah, ada pula yang merepotkan di awal. Tentunya, kesemuanya tergantung kebutuhan dan kebiasaan pengguna Laravel nantinya.

Berikut ringkasan tiga cara umum untuk mengunduh dan menginstal Laravel. Kesemuanya dilakukan melalui command line interface untuk menjalankan perintahnya.

Menggunakan Laravel Installer

Cara pertama yang disarankan pengembang, Taylor Otwell, adalah menggunakan Laravel Installer. Laravel Installer sendiri bisa didapatkan dengan menggunakan Composer. Adapun perintahnya adalah sebagai berikut.

$ composer global require “laravel/installer”

Sebelum dapat menggunakan Laravel Installer, pastikan kita sudah mengkonfigurasi path binary-nya pada direktori yang dapat diakses oleh sistem.

Apabila Laravel Installer berhasil diunduh dan diinstal, maka kita dapat membuat project baru dengan perintah laravel pada command line. Sebagai contoh:

laravel new blog

Perintah di atas akan membuat direktori baru dengan nama blog, kemudian mengunduh Laravel untuk kemudian memasukkannya ke dalam direktori tersebut. Atau cukup dengen perintah laravel new untuk menginstalnya pada direktori saat ini.

Directly via Composer

Alternatif lainnya, kita juga bisa mengunduh dan menginstalnya menggunakan Composer secara langsung. Adapun perintahnya adalah sebagai berikut.

composer create-project — prefer-dist laravel/laravel blog

Perintah di atas akan mengunduh berkas inti Laravel versi terbaru, framework, dependency package, beserta konfigurasi awal sampai siap digunakan oleh pengembang dan secara otomatis meletakkannya ke dalam direktori blog.

Kita juga bisa menentukan sendiri versi yang akan digunakan dengan memodifikasi perintah di atas, menjadi:

composer create-project — prefer-dist laravel/laravel blog “5.2.*”

Clone Repository Laravel

Cara ketiga ini membutuhkan tool tambahan berupa Git binary. Binary-nya sendiri dapat diinstal dengan perintah apt install git pada Ubuntu dan turunannya. Atau, pacman -S git pada distro berbasis Arch Linux.

Laravel menggunakan Github.com sebagai penyedia layanan CVS yang digunakan. Adapun, repositorinya sendiri beralamat di https://github.com/laravel/laravel. Kita dapat meng-clone repositorinya langsung ke mesin lokal dengan perintah.

git clone https://github.com/laravel/laravel.git laravel-repo

Masuk ke direktori laravel-repo, kemudian instal/perbarui dependency package-nya dengan perintah:

composer install -vvv

Perlu diperhatikan, jika menggunakan dari repositorinya langsung, kita berada pada versi development (pengembangan) yang mana (atau bisa jadi) tidak semua fitur dapat berjalan sempurna. Menariknya, ada beberapa fitur baru yang dapat kita coba sebelum dirilis secara resmi.

Dari ketiga cara di atas, semuanya membutuhkan koneksi internet untuk mengunduh berkas yang dibutuhkan. Tidak ketinggalan juga, Composer sebagai Dependency Manager for PHP sudah harus terinstal dan dapat digunakan pada komputer kita.

Composer is a tool for dependency management in PHP. It allows you to declare the libraries your project depends on and it will manage (install/update) them for you.

Tidak ada koneksi internet dan Composer? Salin saja berkas Laravel dari komputer teman kamu! 😛

Tak Berkategori

Yugo Purwanto

Pemrogram PHP dan JavaScript yang sedang sibuk mengembangkan aplikasi Glosarium Bahasa Indonesia.

2 comments

Tinggalkan Balasan