Instalasi Laravel 5


Untuk intalasi kali ini sampai dengan tutorial berikutnya, saya selalu menggunakan mesin dengan sistem operasi Ubuntu 16.04 atau Apricity OS Antergos (varian Arch Linux) dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Laravel >= 5.3
  • PHP >= 7.0 atau PHP >= 5.6
  • MySQL 5.6
  • Mcrypt
  • cURL
  • GD

Baca juga 3 Cara Instal Laravel di Mesin Lokal.

Persiapan

Sebelum menginstal Laravel pada mesin lokal, perlu dipastikan bahwa Composer juga sudah tersedia. Apabila belum ada, dapat menjalankan perintah berikut untuk menginstal Composer.

$ sudo apt install -y composer

Atau, jika menggunakan Arch, dapat menggunakan perintah:

$ sudo pacman -S composer

Cara lain untuk mengunduh Composer dapat dibaca pada tautan berikut. Untuk memastikan Composer sudah terinstal, cukup ketik perintah composer pada terminal sampai menampilkan keluaran (output) seperti berikut.

$ composer

Composer version 1.1.3 2016-06-26 15:42:08
Usage:
command [options] [arguments]

Instalasi

Ada tiga cara dalam melakukan instalasi Laravel,

  • Mengunduhnya menggunakan tool installer.
  • Mengunduh melalui Composer.
  • Mengunduh langsung melalui repositori Laravel.

Walaupun cara ketiga mengunduh langsung berkasnya melalui repositori, namun tetap dibutuhkan Composer untuk memperbarui ketergantungan librari.

Instal Menggunakan “installer”

// export path agar Laravel installer dapat digunakan export PATH=”~/.composer/vendor/bin:$PATH”
$ composer global require "laravel/installer"

// export path agar Laravel installer dapat digunakan
$ export PATH="~/.composer/vendor/bin:$PATH"

Khusus untuk Linux berbasis Arch, lokasi direktori Composer berada di /home/$USER/.config/composer. Jadi, untuk mengekspor path di Arch, bisa menggunakan perintah berikut.

$ export PATH="~/.config/composer/vendor/bin:$PATH"

Jika path binari Composer berhasil diekspor, kalian bisa menggunakan perintah laravel  dari direktori manapun untuk menjalankan binari Laravel installer.

$ laravel new blog

Untuk membuat proyek Laravel lainnya, cukup jalankan perintah lainnya dengan mendefinisikan nama direktori yang berbeda, semisal:

$ laravel new tutorial

Instal dengan Composer

Cara kedua ini hampir sama dengan cara pertama, dengan menjalankan perintah di bawah, akan menginstruksikan Composer untuk mengunduh Laravel pada direktori yang telah kalian definisikan.

$ composer create-project laravel/laravel blog

Menginstal Laravel menggunakan Composer juga memberikan kalian opsi untuk menentukan versi yang akan digunakan. Secara bawaan, akan menggunakan versi terakhir dan paling stabil. Semisal, ingin menginstal Laravel versi 5.2, kalian bisa menuliskan perintahnya menjadi:

$ composer create-project laravel/laravel blog "5.1.*"

Dari perintah di atas, akan terbentuk satu direktori baru dengan nama blog. Dalam direktori inilah framework Laravel disalin.

Unduh dari Repositori

Cara terakhir dan sedikit merepotkan, kalian dapat mengunduhnya langsung melalui repositori Laravel di Github. Cara ini pun sebenarnya terbagi dalam dua lagi.

Pertama, kalian dapat mengunduhnya secara langsung dalam bentuk berkas yang dikompres. Klik di sini untuk melihat semua rilis Laravel yang siap unduh.

Kedua, kalian dapat mengunduhnya dengan Git. Perintah lengkapnya dapat dipelajari pada media di bawah ini.

// clone dengan Git
$ git clone https://github.com/laravel/laravel.git blog

// masuk ke direktori aplikasi
$ cd blog

// install framework dan dependensi
$ composer update

// salin berkas config
$ cp .env.example .env

// generate key
$ php artisan key:generate

Menyalin langsung dari repositorinya memungkinkan kalian untuk menggunakan fitur yang belum dirilis pada versi stabil (stable). Hanya saja perlu kehati-hatian ketika aplikasi kalian sudah masuk dalam tahap lingkungan produksi, bisa jadi, masih ada beberapa bug yang terlewat untuk diujicoba.

Menjalankan Laravel

Laravel menyediakan tool dengan nama Artisan. Artisan ini punya banyak fitur yang sangat berguna ketika berada di lingkungan pengembangan, salah satunya ada built-in web server. Dengan built-in web server ini, kalian tidak perlu menginstal web server lain seperti Apache atau Nginx. Cukup jalankan perintah di bawah agar aplikasi dapat diakses melalui peramban (browser).

// masuk ke direktori Laravel diinstal
$ cd blog

// jalankan built-in web server
$ php artisan serve

Laravel development server started on http://localhost:8000

Atau, kalian juga dapat menjalankan PHP built-in server langsung dari PHP sebagai alternatif menjalankan aplikasi.

// directly via PHP
$ php -S localhost:8000 -t public
PHP 5.5.9-1ubuntu4.19 Development Server started at Sat Sep 17 12:15:39 2016
Listening on http://localhost:8000
Document root is /home/yugo/PHP/laravel5.3
Press Ctrl-C to quit.

Langkah terakhir, tinggal buka host dan port yang tertera pada terminal melalui peramban (browser).

Jika aplikasi berhasil dijalankan, kalian akan mendapati tampilan awal Laravel seperti gambar di atas. Selamat mencoba!

Jangan sungkan bertanya melalui formulir komentar jika kalian mengalami kendala seputar instalasi Laravel di mesin lokal. 😉

Tak Berkategori

Yugo Purwanto

Pemrogram PHP dan JavaScript yang sedang sibuk mengembangkan aplikasi Glosarium Bahasa Indonesia.

2 comments

  1. Terima kasih banyak Laravel Indonesia sudah membantu instalasi Laravel, saya menemukan banyak kesulitan dalam instalasinya dam akhirnya saya menemukan solusinya di Laravel Indoensia ini. sekali lagi Terima Kasih atas bantuannya

Tinggalkan Balasan